Selamat Datang di Ruang

Kajian Psikologi, Islam, Sastra, dan Filsafat

| Halaman Muka | Psikologi | Islam dan Sastra | Filsafat | Buku | Lainnya |

Sekapur Sirih

Bahril Hidayat lahir, tumbuh, dan menyelesaikan jenjang Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Pekanbaru, Riau. Kemudian ia menamatkan Sekolah Menengah Tingkat Atas di SMAN 1 di kota yang sama dan langsung melanjutkan studi S1 di Fakultas Psikologi UII Yogyakarta pada tahun 1997. Sejak bulan Agustus 2007, dia melanjutkan studi di Magister Profesi Psikologi, Minat Utama Psikologi Klinis, di Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta. Dia anak bungsu (8 bersaudara) dari pasangan Ayahanda H. Idrus Lubis dan Ibunda Hj. Roslaini Pohan.

Salah satu bukunya menggambarkan proses kesembuhan dari skizofrenik paranoid yang ia alami setelah mentafakuri surah ar-Rahman dalam shalat Jumat di tahun 2004. Semua itu diceritakannya secara lugas di buku memoar pertama, Aku Sadar Aku Gila.


Memoar keduanya yang berj
udul Aku Tahu Aku Gila merupakan fragmen memoar kedua dari Trilogi Memoar Gilakah Aku? Saat ini, dia tengah menyusun memoar ketiga yang berjudul Aku Bersyukur Aku Gila.


Bahril Hidayat aktif di dunia menulis dan akademik. Artikelnya yang berjudul
Aku Ingin Melihat Allah meraih Peringkat Terbaik I Lomba Menulis Artikel Islami Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh L-Data Jakarta (2001), Terbaik I Mahasiwa Berprestasi dalam Psikologi UII Award Bidang Publikasi dan Komunikasi (2001), dan penghargaan lainnya. Dia juga pernah menjadi konselor anak jalanan perempuan yang rentan (2000-2001) pada salah satu LSM di Yogyakarta.


Pada tahun 2001, dia menulis buku tentang
Dialektika Psikologi dan Pandangan Islam yang diterbitkan akhir tahun 2002 oleh UNRI Press. Setelah buku pertamanya itu terbit, skizofrenik paranoid pun menyerangnya. Dia harus menjalani perawatan intensif selama dua tahun dan perawatan residual selama tiga tahun berikutnya. Pada bulan Maret tahun 2007, terapi farmakologis telah ia jalani dan sembuh total dari skizofrenik tersebut. Untuk berbagi metode pengobatan yang dijalani, tahun 2005 ia menyusun sebuah makalah yang berjudul Teknik Terapi Identifikasi, yaitu sebuah Teknik Psikoterapi untuk meruntuhkan gejala positif skizofrenik bukan dari sudut pandang terapis, tetapi dari cara berpikir penderita skizofrenik. Teknik Terapi itu dia presentasikan di Seminar Nasional Asosiasi Psikologi Islami di Yogyakarta (2005).



Pada akhir masa perawatan intensifnya itu, di awal 2006 Bahril Hidayat menerbitkan kumpulan puisi yang berjudul Saatnya “Aku” Tak Lagi Ada diterbitkan oleh Alenia, Yogyakarta. Kemudian Penerbit Fahima Yogyakarta menerbitkan kumpulan puisinya yang berjudul Cinta di Atas Cinta di bulan April 2006. Selanjutnya, akhir tahun 2006 sebuah naskah yang berisikan cerita jenaka dalam konteks tasawuf terbit dengan judul Datuk Hitam “Cerita Humor Rakyat Melayu”. Buku Datuk Hitam tersebut mengantarkannya sebagai Nominator Penulis Muda Berbakat oleh Khatulistiwa Literary Award 2007 di Jakarta.


Bahril Hidayat aktif di keanggotaan Asosiasi Psikologi Islami (API) sebagai Pengurus Pusat Bidang Aktivitas dan Kajian Ilmiah (2007-sekarang) yang berpusat di Yogyakarta. Sebelumnya ia pernah mengajar di Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Pekanbaru (2004-2005) dan akhirnya kembali mengajar di kampus itu pada tahun ajaran 2009 sebagai dosen honor. Dia juga sering memberikan ceramah tentang psikologi dan teknik menulis, penyuluh pada pelatihan psikologi islami, pembicara dalam berbagai acara bedah buku dan film, dan pengisi Seminar dan Ceramah tentang Psikosis (skizofrenik) dan Penyalahgunaan NAPZA. Pada tahun 2005, dia diundang oleh Panitia Psycholgy Expo untuk menyampaikan makalahnya yang berjudul Pluralisme dan Aktualisasi Diri di Universitas Indonesia, Jakarta, tapi tidak bisa menghadiri acara tersebut. Pada tanggal 7 Mei 2007 Bahril Hidayat membahas bukunya Aku Tahu Aku Gila dalam acara bedah buku di Fakultas Psikologi UII, Yogyakarta bersama gurunya, Bapak Fuad Nashori. Kemudian pada tanggal 10 Mei 2007 melanjutkan bedah buku tersebut di Pasca Sarjana Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta untuk memenuhi undangan Pengelola Magister Sains Psikologi UGM, Yogyakarta, termasuk di antaranya salah seorang guru yang sangat ia kagumi, Bapak Djamaludin Ancok. Seiring dengan itu, dia menjalin silaturahmi dengan civitas akademika Fakultas Psikologi UGM yang sangat berpikiran terbuka terhadap pendekatan Psikologi Islami kontemporer. Pada kesempatan lain dia pernah mengisi Monolog Program Hikmah Senja di stasiun televisi RB TV, Yogyakarta. Dia mengisi delapan episode di bulan Ramadhan 1429 Hijriyah mencakup tema Manusia Cerdas, Nilai Sebuah Niat, Filosofi Kopi, Makna Sebuah Pelukan, Keteguhan Sikap Positif, Hikmah Kegagalan, dan Makna Takut dan Harap Kepada Allah.


Pada pendidikan pelatihan (training), dia pernah mengikuti Training for Trainer di Fakultas Psikologi UGM, Departemen Psikologi Industri, Yogyakarta, pada tahun 2001.
Selain itu, pengalaman training yang pernah ia ikuti mencakup Pelatihan Neuro Linguistic Programming (2008), Emotional Freedom Technique (2008), dan Pelatihan Terapis Psikologi Transpersonal (2008).


Mimpi terbesar Bahril Hidayat adalah membantu penyediaan fasilitas psikofarmakologis (pendekatan medis) dan psikoterapi secara gratis untuk penderita skizofrenik melalui sebuah Yayasan atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Jika Anda berminat membeli buku-buku memoarnya, hal itu berarti Anda menyumbangkan 50 % dari royalti buku-buku tersebut untuk Yayasan yang dia rencanakan itu.

Mimpi tentang Yayasan itu (jawaban dari pertanyaan pembaca yang sering muncul) dapat dibaca di catatan harian berikut ini.

Tak Mungkin Akan Aku Capai?


Pada dimensi keilmuan, ia berharap mampu memberikan upaya semaksimal mungkin untuk memadukan pendekatan Islami dan Psikologi pada dimensi teoritik dan terapan sebagai bagian dari ilmu pengetahuan kontemporer, insya Allah.
Berikut ini adalah sebagian karya tulisnya yang pernah dipublikasikan.

  1. Proses Pembelajaran Asertivitas Anak Jalanan Perempuan dalam Proses Konseling (2001), penelitian, tidak diterbitkan.
  2. Buku yang berjudul Dialektika Psikologi dan Pandangan Islam, diterbitkan oleh UNRI Press tahun 2002.
  3. Tema-Tema Psikologis dalam Tradisi Mangupa (2004), dimuat dalam Jurnal Psikologi Sosial Universitas Indonesia, Jakarta, edisi tahun 2005.
  4. Terapi Identifikasi (2005), Makalah, dipresentasikan dalam Temu Ilmiah Nasional Asosiasi Psikologi Islami di Yogyakarta bulan September 2005, dimuat dalam Jurnal Psikologi Islami dan Memoar Kedua, yaitu Aku Tahu Aku Gila (2007).
  5. Pluralisme dan Aktualisasi Diri (2006), Jurnal Psikologi Sosial Universitas Indonesia, Jakarta, Volume 12. No. 2, Januari 2006.
  6. Kumpulan Puisi berjudul Saatnya “Aku” Tak Lagi Ada, Alenia Press, Yogyakarta, 2006.
  7. Kumpulan Puisi berjudul Cinta di Atas Cinta, Fahima, Yogyakarta, 2006.
  8. Datuk Hitam: Cerita Humor Rakyat Melayu Pustaka Fahima, Yogyakarta, 2006.
  9. Kumpulan Puisi Pesona Cinta (Mataku Terluka), 2007 (dalam proses penerbitan oleh Fahima, Yogyakarta).
  10. Sebab Engkau Pemaaf, Cerita Pendek dalam Kumpulan Cerpen Keranda ½ Spasi, Cendekia: Pekanbaru (2006).
  11. Gilakah Aku? Artikel dalam Majalah Psikologi Plus, Vol II. No. 5, November 2007, Semarang.
  12. Novel Memoar dalam Trilogi Memoar Gilakah Aku? terdiri atas tiga naskah, yaitu Aku Sadar Aku Gila, terbit bulan Mei 2007 oleh Zikrul Hakim, Jakarta, Aku Tahu Aku Gila, terbit bulan Maret 2007 oleh Studia Press, Jakarta dan dicetak ulang oleh Pustaka Fahima, 2008, Yogyakarta), Aku Bersyukur Aku Gila (dalam proses penyusunan).
  13. Musafir di Dalam Batu (2008), dalam proses penerbitan.


Pengunjung berhak melakukan pengutipan tulisan-tulisan di dalam blog ini, tetapi dengan tidak mengurangi rasa hormat mohon mencantumkan sumber acuannya. Hal itu penting untuk menciptakan integritas keilmuan yang baik.


Untuk menghubungi Bahril Hidayat, silakan mengirimkan email ke bahril_hid@yahoo.com dan bahrilhidayat@gmail.com. Khusus kepada penderita skizofrenik dan keluarganya yang ingin berbagi atau konsultasi, silakan hubungi ponsel Bahril Hidayat dengan nomor 081918608195.


Terima kasih.


41 komentar:

Anonim mengatakan...

kok bisa ya??

abdi.nst mengatakan...

Bahril, kamu hebat, I hope you will be a great author someday. Abang cari-cari buku Datuk Hitam di Gramedia gak ada, katanya sold out, belum ada pemesanan. Abang penasaran nih pengen baca, waktu tanya ke Unde Rayani, dah dipinjem ama seseorang, dia sendiri lupa siapa orang itu. And selamat ya Dek, udah masuk nominasi Khatulistiwa Literary Award. Semoga tahun ini kamu bisa menang. Pertahankan prestasi ini ya Dek. I Proud of You.... (Your Big Brother: Abdi NST)

Anonim mengatakan...

Pesta Buku? apa itu penting?
bukannya membaca itu yang penting?

paling ntar ujung2nya panitia yang dapat untung.
hehehe..

trims,
hendri

... mengatakan...

hehehehe...
tetangga sebelah ninggalin comment, tumben rajin, ndri?

ya, memang gitu sih. tapi kan nggak harus negativistik kayak gitu cara berpikirnya. pesta semacam ini lebih baik kalau dimaknai sebagai apresiasi terhadap buku, bukan perayaan menghabiskan uang yang terkesan nggak penting gitu.

but anyway, thank u fren.
B.

hendri kusuma mengatakan...

asalamualaikum...
wah..wah...sy senang sekali bisa berkenalan dengan bang bahril..
orangnya produktif sekali terhadap ilmu pengetahuan...
saluut buat bang bahril..
andai sy bisa seperti bang bahril...
gimmana jadinya ya...
sy tunggu bukunya bang...he..he..
HENDRI KUSUMA...
MQ..BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG..
wassalam..
thanks for suggest..

Anonim mengatakan...

asalamualaikum...
wah..wah...sy senang sekali bisa berkenalan dengan bang bahril..
orangnya produktif sekali terhadap ilmu pengetahuan...
saluut buat bang bahril..
andai sy bisa seperti bang bahril...
gimmana jadinya ya...
sy tunggu bukunya bang...he..he..
HENDRI KUSUMA...
MQ..BANDAR LAMPUNG
LAMPUNG..
wassalam..
thanks for suggest..

... mengatakan...

terima kasih Hendri.
Alhamdulillah, seandainya saya seproduktif yang Hendri katakan, salah satu faktor pendukungnya adalah kesukaan saya membaca.

So, ayo membaca. baca apa aja, buku, koran, majalah, atau membaca fenomena sosial di sekitar kita agar bisa berikan manfaat. Atau, ingin membaca di pesta buku jakarta 2008? Jadilah tamu di pesta itu, meskipun saya yang undang belum tentu bisa hadir karena kuliah (hahaha, undang orang tapi ga bisa hadir).

thanks,
B.

zal mengatakan...

Bahril, salaam...
saya berkunjung...terima kasih sudah mampir di blog saya, meski dengan comment "oya?"...itu sudah lebih dari cukup...

blog bagus, semoga bermanfaat bagi banyak manusia....

Anonim mengatakan...

iya cok, pesta buku harusnya pesta buat mereka yang menjadikan buku sebagai gizi dalam hidup sehari-hari, terutama mereka yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan akan 'gizi buku' itu, bukan cuma yang menarik keuntungan ekonomi dari produksi buku....

kapan pesta buku jogja ?

... mengatakan...

iya. itulah harapan ke depan pesta buku jakarta.

iya bener juga, kapan pesta buku jogja?
smart question..

(btw, siapa ya? Mbak nina, vivi, atau siapa? soalnya yang panggil Cok atau Ucok ya dua peri kecil itu, ga ada yang laen..hahahaha..)

thanks,
B.

Anonim mengatakan...

Bahril My Man don't be sad ,Tetap semangat dan tetap berkarya walau pun terlambat .nanti kalau ada waktu Kita Bikin Pesta yang Lebih Meriah Bagaimana Sobat.

... mengatakan...

insya Allah, tentu kita nanti bikin pesta buku juga. saya juga masih semangat nih, walaupun perut dah mulai keroncongan dan mata udah 5 watt, hehehe...

tapi, ngomong-ngomong, bagaimana kelak kita bisa bikin pesta buku kalau saya tidak kenal mbak/mas?

thanks.
B.

Anonim mengatakan...

Bahril My Man,Kapan Datuk Hitam nya berlanjut,sepertinya kisah kisah dari negeri melayu juga asik tuh di angkat.kita rindu dengan karakter seperti datuk hitam .maklum jaman sekarang sudah jarang cerita yang begitu.

salam

Peyo.

... mengatakan...

ooo. bang Peyo.

Datuk Hitam? aduh bang peyo, ntar ya aku bikin lagi Datuk Hitam dengan versi2 baru. kita sentil dunia anak-anak, hukum, keluarga, dan istana. soalnya tugas-tugas kuliah dan ribet cari makan nih, ga konsen kalo nulis DH sambil ngerjain yang lain.

atau, mau bantuin??
hahaha...

Anonim mengatakan...

bang bahril,sorry telat coz baru baca ini postingan..hehehe,iya gimana nih kabar dari pesta buku jakarta?
seru gak ???

wah,bang bahril mau lanjut nulis lagi yah buku DH nya ??? asyikkkkkk,di tunggu bang...sukses,sehat wal afiat&panjang umur..Amin.. ^^

salam,
murid jauh anda ^^

Anonim mengatakan...

My Man , Good luck its all in your hands,Bahril my Man For me Datuk Hitam is a great Masterpiece so i will copy your brain for that.


regards

Peyo

... mengatakan...

Alhamdulillah, thank u very much Peyo and my far away friend (u are not my student, but we just share each others, ok?).

Ya. Moga saja cerita-cerita Datuk Hitam yang baru bisa saya susun dan bisa beri kegembiraan pada pembaca and all of my friends, of course.

Tentang pujian-pujian ini, saya kira hal itu adalah penghargaan dan motivasi pada saya. Dalam kehidupan menulis saya yang ringkas, ibarat dua sisi mata uang. Ada pujian dan apresiasi dari temen-temen dan saya juga pernah menerima ejekan. Misalnya pernah ada ucapan,"Kalau di kampus kita ini, cuma orang gila yang tulis puisi." Itu ucapan dari salah seorang dosen psikologi yang saya kenal. Lalu saya jawab,"Ya, memang orang gila itu kebanyakan suka nulis puisi." sambil tersenyum.

Terus, pernah juga ada prasangka bahwa saya menyusun memoar itu adalah karangan manipulasi saya. Seseorang itu mengatakan bahwa para pemakai narkoba (eks user) seperti saya punya perilaku manipulatif. Saya waktu itu sempat terenyuh melihat respon tersebut keluar dari seorang muslimah dengan background psikologi. Saya cuma menjawab,"Moga opini kamu bisa berubah setelah membaca teliti buku-buku saya."

Ya, inilah dunia. Respon itu merupakan cobaan dari Allah, seperti ayatNya,"Wanablukum bi syirri wal khairi fitnah. Wailaina tur'jaun." Dan Kami turunkan keburukan dan kebaikan itu sebagai cobaan. Hendaklah kepada Kami kalian kembali.

Dan, tentu saja, inilah manfaat dari buku. Masyarakat bisa berpikir secara apresiatif, kritis, dan dinamis untuk saling mengembangkan diri. Tentu akhirnya Pesta Buku itu akan berjalan seperti yang diharapkan, entah Pesta Buku di Jakarta, imajinasi seorang penulis, atau diskusi seperti ini.

(btw, aku ngomong opo tho??? kawkawakwak...)

terima kasih banyak ya.
take care and success untuk Peyo dan temen saya yang jauh (anonim).

Salam,
B.

r-ishaa mengatakan...

wah.. asyik donk pesta buku Jakarta 2008, kapan ya pestanya pindah ke Surabaya?
Pak, terima kasih atas komentarnya di blog saya, betul-betul berharga buat saya. Dan di beberapa tulisan Bapak di sastra saya bikin komentar juga hehehehehehe. Tapi maaf pak, kalau kurang "pas" yah maklum masih harus banyak belajar.
btw, buku2 bapak memberikan banyak masukan bagi diri saya.

terima kasih,
ishaa

za mengatakan...

cihuyyy...
orang pekanbaru neh..
btw,,saya baca bukunya (Aku sadar aku gila) hehehehe..^^

Anonim mengatakan...

hoi22222222222222222222222222222
Sampah
bedebah
apa kabar
orang gila

superpembelajar.blogspot.com

Anonim mengatakan...

assalammualaikum....
gmn kabarnya boss? ngomong2, makasih bwat bantuannya ya...
lain kali bantuin lagi bwat negrjain ya... hehehe...
oh iya, kapan mampir ke Jakarta lagi? dah kangen ni sama asap rokoknya...

Makasih boss...



Aryo

Anonim mengatakan...

halo Pak B,
bagaimana khabarnya? baik khan?
pak buku2nya bagus2 sudah tamat semua, sampai ada yang saya lipat-lipat diujungnya biar lain kali mau baca gak cari - cari lagi.
terima kasih pak...

ishaa

(nb:alamat email saya ganti di r.ishaa@yahoo.com, yg lama saya tutup pak..juga fsnya..)

Bamby Cahyadi mengatakan...

Jadi penasaran, jadinya baca-baca blogmu dech dan nimbrung kasih comment dech.

Anonim mengatakan...

pak,.kalo punya waktu lihat blog saya di www.ishaa1.multiply.com,.. sebetulnya hampir sama dengan yang diblogspot, cuman kalo disana saya bisa masukin semacam lagu dll. terima kasih,

ishaa

Rizky mengatakan...

Assalamualaikum..

Salam kenal Pak Bahril...

Pengen bisa belajar banyak dari Anda...

=)

-Rizky

... mengatakan...

salam kenal juga, Rizki.
terima kasih sudah singah.

SAGITTA mengatakan...

asalam'ualaikum..

P Bahri...
sukses ya...

moga blog ini bermanfaat, di baca
banyak orang...good luck

gitta

siteruterubozu mengatakan...

waw berisi banget blognya. jadi banyak dapat ilmu disini.
setelah ketemu di fs sekarang jalan2 ke blognya hehe

salam kenal, jee

Yenni Nurhidayanto mengatakan...

Setelah add di fs, aku langsung tertarik pada buku yang Anda tulis. Bergegas saya mencari buku itu bersamaan beberapa buku yang kebetulan sedang saya butuhkan dalam penelitian terakhir saya.

Sangat inspiratif....
Banyak hal yang ingin saya diskusikan tapi saya jadi kehilangan kata untuk menulis, ketika saya baca buku Anda dan buka blog ini. Luar biasa...

Jika sempat mampir ke diskusi kami di: http://yennioctarina.wordpress.com

... mengatakan...

terima kasih, mBak Yeni dan temen2 yang berkunjung.
senang jika karya-karya saya memberikan manfaat.

salam,
bahril h

Yenni Nurhidayanto mengatakan...

Blognya saya link ya...

strawberry_nie mengatakan...

assalamualaikum

i don't know what can i say....

well, honestly i have the same "sickness" like you. but you are very great author...

actually, i want to write my experience. but you've done it prettily.

good Job!

Manazati mengatakan...

salut...
sepiro gedhening sengsoro yen tinampan amung dadi coba..

tarjum mengatakan...

Salam Kenal Bahril. Saya tahu blog bagus ini dari blog teman saya, Anta Samsara. saya juga mengelola blog psikologi www.curhatkita.tk. saya ingin berbagi pengalaman di jagad maya, karena saya juga pernah hampir gila karena gangguan bipolar.

tarjum mengatakan...

pengalaman, pengetahuan dan wawasan anda tentang psikologi sangat luas. saya ingin belajar banyak kepada anda. sudikah anda menjadi narasumber atau kontributor untuk blog saya curhatkita.blogspot.com?

Anonim mengatakan...

Assalamualaikum,
apa khabar pak... wah banyak hal yang baru di blog bapak...

lama enggak mampir kesini.

ishaa

... mengatakan...

Terima kasih, Ishaa.

Terima kasih juga buat temen2 lain yang sudah mampir dan tinggalkan comment, Tarjum, Manazati, Yenni, dan Mbak Aina.

Moga bisa terus bersilaturahmi.

trims,
B.

Rosi Atmaja mengatakan...

berkunjung... ini rosi madiun. msh ingat pak bahril ? ditunggu utk buku berikutnya dgr2 nti judulnya Aku Bersyukur aku gila ? mudah2n lain waktu bs berbagi ilmu lagi

... mengatakan...

Tentu masih ingat, mbak Rosi.
ya, moga akhir tahun ini atau awal tahun depan buku itu bisa diselesaikan.

Sukses buat mbak Rosi dan radionya.

trims,
B.

Kika mengatakan...

Wahhh senang bisa mengenalmu... Asyik sekali... Aku ada nggak ya Schizoprenia.. Kalau jenius dari dulu sih..

... mengatakan...

@Kika.

hehehehe...

Pembelian Buku dan Produk Lainnya Melalui Bahril Hidayat

Pembelian buku dan produk lainnya melalui Bahril Hidayat dapat dilakukan melalui email dan telepon ke ponselnya pada nomor 081918608195. Silakan menghubungi via email, sms, atau telepon untuk memastikan apakah buku yang dipesan masih ada atau tidak. Ongkos kirim disesuaikan dengan kota asal pembeli dari alamat suratnya (Yogyakarta). Untuk pembeli di wilayah Yogyakarta dapat membeli dan mengambil langsung ke alamat suratnya (lihat alamat penulis selama studi S2). Pembelian melalui Bahril Hidayat dibayarkan melalui rekening sebagai berikut.

Bank Mandiri KCP Pekanbaru Nangka,
Nomor rekening: 108-00-0441481-0,
a.n. Bahril Hidayat Lubis


Bank BCA, KCP. Pekanbaru Nangka
Nomor rekening: 2200288486
a.n. Bahril Hidayat Lubis



Untuk lebih jelasnya, langkah-langkah pembelian buku dan produk lainnya melalui Bahril Hidayat silakan klik dan buka Datuk Hitam Online dan bacalah bagian Pemesanan Buku Melalui DH Online.